Home / Asuransi Jiwa / Asuransi? Aku Sih No…

Asuransi? Aku Sih No…

“Asuransi? Kamu mendoakan saya masuk rumah sakit atau meninggal??? Saya jarang sakit dan tidak pernah masuk rumah sakit dan tidak mau juga saya masuk rumah sakit. Toh lagi pula saya juga rajin berolahraga dan saya juga menjaga makanan saya, jadi saya tidak akan sakit dan masuk rumah sakit.”

Begitulah cara berpikir saya dahulu kala ketika mendengar kata asuransi. Sampai suatu ketika akhirnya saya memutuskan untuk mengambil asuransi, itu pun karena saudara saya sendiri yang menawarkan, dengan tujuan membantu saudara. Apa kamu pernah berpikir hal yang sama seperti yang saya pikirkan?? Kalau iya, kamu boleh melanjutkan untuk membaca kisah saya ini.

Karena tujuan saya memiliki asuransi salah, beberapa tahun kemudian saya tidak melanjutkan untuk membayar premi asuransi saya dan sampai pada akhirnya asuransi saya ditutup dan saya tidak memiliki lagi asuransi. Seperti yang saya pikirkan sebelumnya, memang benar adanya saya hanya membayar premi dan tidak pernah sakit sampai-sampai saya harus masuk rumah sakit dan menggunakan asuransi saya.

Pada tahun tersebut saya memutuskan untuk keluar dari kantor dan memulai berbisnis. Karena hal tersebut saya pun mulai untuk mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang menurut saya tidak penting. Dan pada waktu itu menurut saya membayar premi asuransi kesehatan adalah hal yang tidak penting dan hanya membuang-buang uang saja.

Sampai pada akhirnya ada seseorang yang bertanya kepada saya, “Kamu sayang tidak sama keluarga kamu?” Dan tentu saja jawaban saya adalah “Iya!”. Lalu teman saya berkata, “If you love your family, buy insurance. Insurance is not only to protect yourself but also to protect your family.”

Ketika teman saya berkata demikian, saya teringat akan masa-masa dimana tiba-tiba mamah saya mengalami struk, padahal boleh dibilang mamah saya terlihat sangat sehat, tidak pernah sakit apalagi masuk rumah sakit. Dan pada waktu itu mamah saya hanya memiliki asuransi dari pemerintah yang dimana kami sekeluarga tidak memiliki tempat yang nyaman untuk menjaga mamah saya ketika di rumah sakit dan tidak semua pengobatan dibiayai oleh asuransi tersebut.

Dan akhirnya saya memiliki pengetahuan yang benar akan asuransi. Dari saya yang menganggap bahwa asuransi itu seperti sedang membuang-buang uang sampai akhirnya sekarang menurut saya asuransi sangatlah penting. Dan bahkan saya ingin memberitahukan kepada teman-teman semua bahwa asuransi yang cukup itu penting. Asuransi wajib dan harus dimiliki oleh semua orang yang mengasihi keluarganya, orang tua, adik, kakak, suami, istri, anak, maupun keluarga besar. Selain itu tabungan dan investasi kita pun akan terlindungi.

Apakah kamu mengasihi keluargamu? Sudahkah kamu memiliki perlindungan untukmu dan keluargamu? Kalau belum, sekarang juga kamu harus memiliki asuransi. Untuk berkonsultasi tentang produk asuransi apa yang harus kamu miliki, kamu dapat langsung menghubungi saya.

 

Asuransi Kesehatan

“Persiapkan Perlindungan yang Terbaik untuk Anda dan Keluarga Anda.”

About Stefani Wiguna

Masa Depan Saya Tidak Ditentukan oleh Masa Lalu Saya! My Life Full of God's Grace! ^^ Feel free to ask me about financial planning, my email : stefaniwiguna@gmail.com

Check Also

Testimoni Kelas Bandarmologi 19-30 Agustus 2020

Berikut adalah testimoni Kelas Bandarmology online 29-30 Agustus 2020 Erwien Workshop yang menjadi rebutan member …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *